Advertisements

Tips membungkus koper murah meriah ala backpaker international.

Tips membungkus koper murah meriah dengan plastik ala backpaker international. Bagi mantemans yang sering bepergian lewat pesawat baik tujuan domestik maupun mancanegara tentu berharap kopernya baik-baik saja. Salah satu cara menjaga agar koper aman yakni dengan cara membungkus atau wrapping dengan plastik. Nah kadang wrapping ini tarifnya cukup mahal saat dibandara sehingga cukup menguras kocek. Ada solusi murah meriah dari warganet grup facebook ‎Backpacker International. Monggo disimak gans…

Anies membagikan pengalamannya di grup facebook ‎Backpacker International pada hari Sabtu, 06 Januari 2018. Monggo dibaca brosis..

Anies > ‎Backpacker International

Tips buat koperer yang sayang koper & (terutama) sayang duit 😂😂

Pengalaman di airport beberapa negara terutama eropa, jasa wrapping mahal bangett, sekitar 200-300rb an, akhirnya saya akali dengan me-wrap sendiri koper saya. Perjalanan ke KSA kemaren sy bawa sendiri plastik wrap beserta isolasi dan guntingnya. Krn me-wrapping ga butuh skill khusus kan yak, cuma diputer2in aja di koper kayak pake stagen. 😂😂 Yang penting koper ga lecet. Kan sayang yak, klo lecet2.

Plastik wrap lebar 30cm dengan pjg 30m ini harganya cuma 16ribu. 1 roll bisa utk 2 koper 24inch. Jauh banget kann bedanya sama jasa wrapper di airport. Apalagi kalo berangkatnya rombongan keluarga 5 org. Kan lumayan yak, biaya wrapping yg hampir sejuta bisa dipake buat beli oleh2.

Kesimpulannya, biaya yg sy keluarkan utk wrapping 2 koper:
1 roll plastik wrap beli di carrefour 16.000
Lakban/isolasi 12.000 (pake yg bening biar keliatan rapi & pro)
Gunting 12.000

TOTAL 40 ribu aja sodara-sodara, buat 2 koper. Itu aja lakban msh sisa. Tp gunting musti di ikhlasin buat ditinggal krn ga blh di bw ke kabin.

Update: sy tambahin foto hasil wrap ala ala. Gampang bangett kokk, beneran. Hasilnya g kalah rapi sm wrapper pro 😉

Update: sy compile saran2 dr kolom komentar yaa.
1. Yg ga ikhlas ninggalin gunting bisa pake kunci, cutter & refillnya, silet, kuku, jarum pentul/peniti atau pinjem di hotel.
2. Beli plastik wrap yg ga ber merk (pjg 50m) lbh murah tp ukuran lbh gede. Jd musti dipikirin jg space buat nyimpen & beratnya.

Demikian tips irit kali ini.
#BItips #BIirit

Postingan tersebut mendapatkan ragam apresiasi dari warganet. “Waahhh.. cerdas.. kalau di bandara kmaren aja kena banyak untuk bungkus koper aja. Hiks ” ujar Rinrin Rinjaniah. Hal ini juga diamini oleh Yenny Yudiyanty,”
Bener banget ni..apalagi kdg rempong cari konter wrappingnya 👍 ” teragnya.

Warganet lain membagikan pengalamannya saat membungkus atau wrapping koper ini.”Di St petersburg sampai 600 rubbel. Jatuhnya 130 rb.. sayang banget. GOOD IDEA! “ tutur Ade Haryani Muhidin. Hal serupa dialami oleh warganet Pamelia Yulianto,”Di Tokyo udah beli pas di Donki. Tapi karena kanji semua ternyata yang kebeli al foil 😅😅😅😅 maka merelakan 2000 yen melayang buat 2 wrap koper di airport ” ujarnya.

Tujuan membungkus atau wrapping saat bepergian via pesawat ini tentunya demi keamanan koper sendiri dari tangan jahil. “Naahhhh.. Aku selalu bgitu kalo bepergian dan pake bagasi. Bli wrapping di toko plastik lebih murah lebih gede untuk stok di rumah. Yg dibawa pastinya yg kecil. Ide ini didapat bbrp tahun lalu ketika ke phuket, di bandara para bule sibuk wrapping koper mereka. Iseng tanya, mereka bilang selain lebih murah, dibungkus gini lebih aman di bandara yg rawan pencurian isi bagasi ” ujar Mega Mustafa. Hal serupa juga dinyatakan oleh Trie Summad,”Thanks infonya..selain aman dr beret2..aman dr tgn jahil juga..saya bawa ah ntar ni pergi2...” katanya.

Prosesi membungkus koper ini menurut Anies dilakukan ketika dirumah atau hotel sebelum berangkat ke bandara. ”
@all, sy nge-wrap nya dari rumah/hotel sebelum brkt ke bandara. Trus sisa plastik wrap+gunting ttp sy bawa, in case di bandara suruh bongkar. Tp alhamdulillah, pengalaman kemaren ga ada yg diminta buka, krn isinya ga macem2, cuma baju+ saus sambel+bbrp roll plastic wrap utk persediaan pas balik pulang ke Indonesia. “ ujar Anies.

Sementara warganet lain berbagi pengalaman mengenai cara wrapping yang murmer dan sederhana ini. “Lbh murah lagi wrapingnya beli yg meteran gede biasa ada dijual di online atau toko2 yg jual grodiran, plastik wrapingnya biasa aku suka bawa selain u koper juga u kamera kl pas motret model yg bisa kecipratan air or debu2.” terang Elyana Dasuki. Hal ini juga dilakukan oleh Siti Chandra Widjanantie,”Saya biasanya wrapping di soetta, sampai ditempat tujuan, plastic wrap saya buka dg menggunting memanjang dan dibuka seperti membuka cangkang.. jadi bentuknya utuh..Saat kembali ke tanah air, dipasang kembali dan direkatkan dikuatkan dengan plester bening lebar yg bawa dari tanah air..Hemaaatt…” terangnya.

Sementara urusan jenis plastik yang tepat warganet menyarankan plastik khusus membungkus koper. “Beli yg khusus buat plastic wrapping koper kuat dan melekat klau wrapping buat mkanan ato buah kurang kuat klau di sini ada yg jual khusus wrapping buat koper ato yh mau pindahan rumah kuat dan bagus tanpa isolasi ” terang Riyanthie Vielmi.

Namun warganet lain berpesan bahwa ada beberapa penerbangan yang melarang wrapping alias pembungkusan pada koper.”Oh ya lupa just info… ada beberapa penerbangan skrg yg melarang memakai wrap, wkt itu saya di salah satu kota di india n pas mau wraping ditanya pk maskapai apa krn ada beberapa maskapai yg melarang menggunakan wrapping , jd baiknya sblm menggunakan wrap bertanya ke maskapainya dahulu ( biasa kl di LN mau ke indonesia)” pesan Elyana Dasuki

KHS sendiri selama ini jarang memakai jasa wrapping ini kecuali bawa barang yang kwatir hilang. Seinget KHS tarif satu koper kisaran Rp.50.000 dahulu sehingga cukup mahal bila dibandingkan dengan cara murmer diatas…hehehe.

Itulah mantemans tips membungkus koper ala backpaker international yang dapat dicoba secara murah meriah.

Maturnuwun

baca juga :


***\Contact KHS Go Blog/***
Main blog : http://www.setia1heri.com
Secondary blog : http://www.khsblog.net
Email : setia1heri@gmail.com ; kangherisetiawan@gmail.com
Facebook : http://www.facebook.com/setia1heri
Twitter : @setia1heri
Instagram : @setia1heri
Youtube: @setia1heri
Line@ : @ setia1heri.com
PIN BBM : 5E3C45A0

Advertisements

About khsblog

Manusia yang sedang belajar menjadi Ayah bagi 2 buah hatinya. Tinggal di altar suci Sunan Giri dengan makanan khas Nasi Krawu dan camilan Pudak. Tunggangan setia yakni Milestone dan MT-03...ini alternatif personal blog dari www.setia1heri.com I @ setia1heri I kangherisetiawan@gmail.com

Posted on 8 January 2018, in caricara and tagged , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: