Advertisements

Gile…ada 80 burung elang naik pesawat di Arab Saudi

Setidaknya ada 80 burung elang naik pesawat di Arab Saudi gans. Burung elang ini tidak taruh dalam sangkar namun bertengger di kursi penumpang seperti layakya penumpang pada umumnya. Infonya 80 elang tersebut milik salah seorang pangeran Arab Saudi yang gemar berburu dengan elang-elang tersebut.

80-burung-elang-naik-pesawat-qatar-airways-tahun-2017

Seperti dilansir The Huffington Post, Selasa (31/1/2017), foto itu diambil dari salah satu penerbangan Qatar Airways, tanpa diketahui pasti rute maupun tanggal penerbangannya. Foto tersebut dijepret salah seorang pilot yang kemudian diunggah oleh temannya di jejaring Reddit. “Teman saya yang kapten pilot mengirimi saya foto ini. Pangeran Saudi membelikan tiket (pesawat) untuk 80 ekor elang,” tulis pengguna Reddit bernama lensoo dalam postingannya.

Burung elang diketahui menjadi satwa yang sangat populer di Timur Tengah. Menurut sebuah sumber, burung elang naik pesawat merupakan hal umum di negara-negara Timur Tengah seperti Arab Saudi, Kuwait, dan Qatar.

Di Uni Emirat Arab, burung elang sangat digemari karena bisa dilatih untuk digunakan saat berburu. Elang juga menjadi burung nasional Uni Emirat Arab. Kebanyakan maskapai seperti Etihad, Qatar Airways dan Emirates rata-rata mengizinkan burung elang dengan jumlah tertentu dibawa ke kabin. Namun jumlah 80 ekor tentu tergolong sangat banyak.

Maskapai Qatar Airways menjelaskan secara detail soal aturan membawa elang di pesawat pada situsnya. Untuk kelas ekonomi, Qatar Airways hanya memperbolehkan maksimum enam ekor elang di kabin. Etihad Airways mengizinkan elang di kabin utama asalkan seluruh dokumen yang dibutuhkan telah lengkap. Adapun maskapai Flydubai menyatakan setiap elang di kabin harus ditempatkan di kursi sendiri dan diletakkan di atas kain untuk menghindari insiden.

Sedangkan maskapai Jerman, Lufthansa, menyediakan pijakan khusus untuk elang agar penumpang bisa berdekatan dengan elang kesayangan mereka.

Selain mengizinkan elang di kabin, Uni Emirat Arab juga memberlakukan paspor khusus untuk elang. Media lokal, Gulf News melaporkan, selama tahun 2002-2013, Uni Emirat Arab merilis 28 ribu ‘paspor’ untuk elang dengan masa berlaku 3 tahun. Program paspor elang diluncurkan Kementerian Lingkungan dan Kelautan dengan tujuan memerangi perdagangan ilegal burung pemangsa itu. Dengan paspor itu, elang bisa dibawa bepergian ke Bahrain, Kuwait, Oman, Qatar, Arab Saudi, Pakistan, Maroko dan Suriah.

sumber : detik.com

baca juga:

—***\Contact KHS/***—
Main blog : http://www.setia1heri.com
Secondary blog : http://www.khsblog.net
Email : setia1heri@gmail.com ;kangherisetiawan@gmail.com
Facebook:http://www.facebook.com/setia1heri
Twitter : https://twitter.com/setia1heri
Instagram : https://instagram.com/setia1heri
Youtube : https://www.youtube.com/user/setia1heri
Line@ : @setia1heri.com
PIN BBM : 5E3C45A0
*”ngono yo ngono ning ojo ngono…”*

Advertisements

About khsblog

Manusia yang sedang belajar menjadi Ayah bagi 2 buah hatinya. Tinggal di altar suci Sunan Giri dengan makanan khas Nasi Krawu dan camilan Pudak. Tunggangan setia yakni Milestone dan MT-03...ini alternatif personal blog dari www.setia1heri.com I @ setia1heri I kangherisetiawan@gmail.com

Posted on 1 February 2017, in maskapai and tagged , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink. 1 Comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: