Advertisements

Pernikahan Mbak Andini dan Mas Didik di Wonosobo ini digagalkan oleh polisi….loh ada apa?

Didik Suseno dan Andini, sepasang kekasih ini mesti menelan pil pahit karena rencana pernikahan mereka digagalkan oleh kepolisian setempat. Pernikahan yang rencananya digelar di mempelai ‘wanita’ ini akan dilangsungkan di Dukuh Mejing RT 04/02 Desa Teges Wetan, Kecamatan Kepil, Wonosobo. Berbagai persiapan untuk pernikahan sebenarnya sudah dilakukan. Andini bahkan sudah berdandan cantik ala pengantin putri. Ia mengenakan kebaya plus sanggul. Wajahnya juga dirias layaknya temanten putri. Sedangkan Didik Suseno mengenakan jas dan celana panjang hitam. Namun, rencana pasangan pengantin ini menuju ke pelaminan urung digelar. Ada apa?Pernikahan Mbak Andini dan Mas Didik di Wonosobo ini digagalkan oleh polisi....loh ada apa.

Mengutip jpnn.com (15/3), usut punya usut ternyata pasangan Didik Suseno dan Andini ini merupakan pasangan sejenis sesama pria. Andini bernama asli Andi Budi Sutrisno yang merupakan warga desa Teges Wetan. Sedangkan Didik Suseno, berasal dari Desa Pituruh, Kabupaten Purworejo. Gagalnya pernikahan ini karena adanya laporan warga setempat yang ditindaklanjuti kepolisian setempat. Tak ingin kecolongan akhirnya pihak Polsek Kepil pun turun tangan.

Sebelum ijab kabul digelar, orang tua Andini sudah mengumumkan rencana pernikahan anaknya kepada jemaah pengajian sejak 3 hari sebelumnya. Bahkan, pihak keluarga Andini juga sudah memberitahukan akan menerima rombongan pengantin laki-laki asal Purworejo tersebut.  Bahkan sang ortu Andini juga sudah membagi-bagikan nasi kenduri kepada warga sekitar. Ritual itu sebagai wujud syukur pernikahan sang anak.

polisi menggagalkan pernikahan sejenis di desa teges wetan kecamatan kepil kab wonosobo maret 2016Padahal pihak KUA Kecamatan Kepil sudah mengeluarkan surat penolakan terkait perkawinan ini setelah mengetahui calon pengantian perempuan merupakan pria alias laki-laki. Disisi lain pihak keluarga Andini tetap bersikeras melanjutkan pernikahan ini sehingga pihak polsek pun turun tangan.

Kanit Reskrim, Aiptu Harsono, SH  bersama anggota Polsek Kepil lantas mendatangi rumah keluarga Suroso, di Dukuh Mejing RT 04 RW 02 Desa Teges Wetan, Kecamatan Kepil. Di lokasi, polisi kemudian mengumpulkan kepala desa, perangkat desa, tokoh masyarakat, dan tokoh agama. Tujuannya, memberikan penjelasan kepada calon mempelai dan keluarga untuk mengurungkan niat mereka. Kanit Reskrim memberikan pemahaman tentang Hukum Perkawinan menurut UU Nomor 1 Tahun 1974.

“Dalam undang – undang tersebut, dijelaskan, bahwa pernikahan di Indonesia, harus dilakukan antara seorang laki – laki dengan seorang perempuan. Untuk satu laki – laki dengan dua perempuan atau lebih saja, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi. Apalagi ini. Antara laki – laki dengan laki – laki. Hukum jelas melarangnya,” ujar Kanit Reskrim kepada kedua calon mempelai dan keluarga.

polisi menggagalkan pernikahan sejenis di desa teges wetan kecamatan kepil kab wonosobo maret 2016~02Untuk meyakinkan pihak keluarga, Harsono mengajak seorang tokoh agama pengasuh Pondok Pesantren Al Iman Tanjunganom, KH. Ismail.  Kepada kedua calon mempelai juga dijelaskan aturan pernikahan. Intinya, dalam ajaran Islam tidak dibenarkan adanya pernikahan sesama jenis.

Mbak Andini, eh maaf, maksudnya Mas Andi pun tampak sedih. “Sedih sih, Mas. Namun mau bagaimana lagi,” ujarnya seperti dikutip Radar Kedu. Akhirnya, Andini pun hanya bisa pasrah. Sebab, aturan memang tidak mengizinkan pernikahan sesama jenis. “Karena memang tidak boleh menurut undang-undang dan agama, ya saya cuma bisa pasrah,” ucap Andini.

Nah sudah jelaskan manteman apa penyebab pernikahan Mbak Andini eh Mas Andi dan Mas Didik digagalkan oleh pihak kepolisian.

Maturnuwun

polisi menggagalkan pernikahan sejenis di desa teges wetan kecamatan kepil kab wonosobo maret 2016~01

sumber : jpnn.com dan Divisi Humas Polri

—***\Contact KHS/***—
Main blog : http://www.setia1heri.com
Secondary blog : http://www.khsblog.net
Other blog : http://www.setia1heri.org
Email : setia1heri@gmail.com ;kangherisetiawan@gmail.com
Facebook:http://www.facebook.com/setia1heri
Twitter : @setia1heri
Instagram : setia1heri
Line@ : @setia1heri.com
Whatsapp : 085608174959
PIN BBM : 584929B8

Advertisements

About khsblog

Manusia yang sedang belajar menjadi Ayah bagi 2 buah hatinya. Tinggal di altar suci Sunan Giri dengan makanan khas Nasi Krawu dan camilan Pudak. Tunggangan setia yakni Milestone dan MT-03...ini alternatif personal blog dari www.setia1heri.com I @ setia1heri I kangherisetiawan@gmail.com

Posted on 15 March 2016, in justinpoh and tagged , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink. 40 Comments.

  1. Mempelai lanang sehat?? Ngeri

    Like

  2. hiiiii…jeruk makan jeruk…

    Like

  3. Fak, kaum lbgt makin mengilla, dulu sembunyi sembunyi sekarang sudah pamer, padahal hukum negara ini pernikahan harus sesuai agama yg di anut, dan agama apapun gw gak nemu literatur kalo lgbt itu di perbolehkan bahkan dianjurkan

    http://jildhuz.com/2016/03/15/modus-mlm-banyak-pembicara-di-acara-prospek/

    Like

  4. edaaannn, kok kluarganya ndukung yah

    Like

  5. Mas didik tonggo desoku bedo kecamatan

    Like

  6. Ngisini ngisini aku

    Like

  7. wong edan….

    Like

  8. lgbt itu penyakit menular karena korban bisa jadi pelaku
    hindari,sadari dan obati

    Liked by 1 person

  9. menungso suwe2 entek mergo gak enek wong hamil…

    Like

  10. menungso suwe2 entek mergo gak ono wong hamil

    Like

  1. Pingback: Heboh rencana pernikahan gaib antara Panglima Burung dan Sri Baruno Prameswari di Kalimantan | khsblog :-D

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: