Advertisements

Category Archives: asalnulis

Tukang Parkir

Tukang Parkir. Orang yang paling tenang hidupnya itu tukang parkir. Coba kita lihat tukang parkir, walaupun mobil banyak. Merknya bagus-bagus. Tidak pernah sombong. Nanti mobil pergi satu demi satu, habis sama sekali. Dia tak sedih. Mobil banyak tak sombong. Mobil habis tak sedih. Apa rahasianya? Ternyata tukang parkir tidak merasa memiliki. Tapi merasa dititipi. Read the rest of this entry

Advertisements

Nasi Goreng Semangat

Nasi Goreng Semangat. Mruput sebelum adzan subuh sudah sibuk di dapur. Program rutin si kakak di sekolah barunya membuat semua para bunda harus menyiapkan bekal sarapan menarik. Saya pun baru teringat dengan program rutin yang dilaksanakan setiap akhir bulan ini ba’da maghrib. Karena diingatkan oleh wali kelas. Program ini bernama sarapan bersama. Read the rest of this entry

Tetangga

Tetangga. Orang yang tempat tinggalnya berdekatan. Itulah tetangga. Sebelah kanan dan kiri rumah kita sudah kenal belum? Depan rumah kita sudah memahami bagaimana karakter yang punya rumah kah? Untuk pasangan baru menikah yang statusnya kontraktor (ngontrak dari rumah ke rumah) atau rumah sendiri, baru pindah, wajar apabila belum mengenal tetangganya. Tapi jangan juga dijadikan alasan karena baru pindah atau pengantin baru  lalu tak mau mengenal tetangganya. Sebulan atau sebelum dua bulan masih batas kewajaran belum begitu kenal dengan rumah sekitarnya. Read the rest of this entry

Menikah Ibadah Sepanjang Masa

Menikah Ibadah Sepanjang Masa. Berumah tangga sudah berapa lama? Lima tahun? Sepuluh tahun? Lima belas tahun? Atau sudah lebih dari 20 tahun?itu artinya kita sudah membersamai suami atau istri serta anak-anak kita sepanjang kurun waktu itu. Sepanjang itulah kita beribadah. Beribadah dengan menikah. Bersyukur bagi yang sudah menikah. Membangun rumah tangga yang kokoh karena cinta-Nya. Bagi para jomblo yang belum menikah, semoga tiba waktu yang terbaik dari-Nya dengan jodoh terbaik. Read the rest of this entry

Mertua

Mertua. Seusai ijab kabul di hari yang Allah takdirkan bagi pasangan laki-laki dan perempuan, maka halal sudah hubungan keduanya. Begitupun label singgel sudah tak melekat pada keduanya. Laki-laki sudah disebut sebagai suami. Istri pun menjadi sebutan bagi perempuan yang sudah menikah. Orangtua dari suami ataupun istri berganti sebutan bukan lagi orang tua pada umumnya. Ya beliau orangtua itu sudah menjadi mertua bagi keduanya. Read the rest of this entry

%d bloggers like this: