Lebaran atau Hari Raya adalah moment paling tepat untuk silaturohim, bermaaf-maafan dan anjang sana sanak keluarga. Suasana yang meriah ini terkadang terwanai dengan canda bersama, gelak tawa serta hidangan yang menggugah selera. Namun eits….waspada jebakan betmen didalam hidangan atau camilan yang ada disekitar. Apakah ada indikasi sebuah penipuan ? ahihihihi
Kalau hidangan bersifat terbuka seperti pisang, jenang dan jagung goreng maka kita bisa melihatnya. Namun hati-hati bila berhadapan dengan sebongkah kaleng biskuit yang terhidang disana. Kadang sulit dibedakan mana kaleng baru dan kaleng lawas karena sama-sama dikeluarkan kalau lagi ada keramaian. Pernah ketipu?hehehehe.
Dipojok sana terhidang kaleng biskuit dengan gambar yang menggoda. Dan kita pun tergerak untuk sejenak mengincipinya barang secuil. Namun apa daya ternyata ketika dibuka didalamnya berisi krecek, kripik, krupuk, rengginang, gapit klunthung dan jenis makan lain yang berpotensi mlempem kalau ditaruh ditempat terbuka. PIye perasaanmu?…hehehehee
Bagi yang asli orang desa seperti KHS ini sudah biasa dengan jebakan betmen semacam ini. Karena biasanya bekas kaleng ini berasal dari lebaran sebelumnya yang masih layak untuk menyimpan camilan lain. Nah akhirnya begitoelah adanja….hehehe
Namun biasanya ditengah jebakan betmen ini ada kok kaleng biskuit aseli masbrow. Biasanya ini juga kiriman dari sanak keluarga yang ada di kota atau beli dipasar. Nah kaleng inilah yang lebaran depannya berpotensi menjadi jebakan betmen lagi….xixixixi
Ada pengalaman?
Maturnuwun
- Ketika Kebaikan Tak Terbalas: Belajar Ketulusan dari Nabi Nuh dan Filosofi Akar
- Ketika Layar Ponsel Dipenuhi Jejak Kebaikan: Tanda Allah Sedang “ Memakai” Kita
- Saat Hati Terasa Hampa: Jangan Tunda Langkah untuk Kembali
- Menata Ulang Diri: Langkah Kecil Menuju Perubahan Tanpa Tapi, Tanpa Nanti
- Bukan Kehabisan Waktu, Kita Hanya Kehilangan Fokus: Pentingnya Manajemen Atensi di Era Digital
- Mendidik Anak Seperti Menanam Pohon: Mengapa Hasilnya Tak Bisa Instan?
- Menghentikan Langkah Sejenak: Menghitung Karunia di Antara Usia yang Berkurang
- Bukan Sekadar 6.209 Hari Bersama: Catatan Syukur 17 Tahun Pernikahan
- “Pemaksaan” yang Menyelamatkan: Rahasia Menemukan Sahabat Karib di Alam Kubur
- Ketika “Ibu Guru” Mengetuk Pintu Rumah: Hangatnya Cerita Home Visit Si Kecil
—***\Contact KHS/***—
Main blog : http://www.setia1heri.com
Secondary blog : http://www.khsblog.net
Other blog : http://www.setia1heri.org
Email : setia1heri@gmail.com ;kangherisetiawan@gmail.com
Facebook:http://www.facebook.com/setia1heri
Twitter : @setia1heri
Instagram : setia1heri
Line@ : @setia1heri.com
Whatsapp : 085608174959
PIN BBM : 5E3C45A0
Wkwkwkw..siap tunggu kejutan besok pak😂
Itoe betoel adanja😂
Wahaha supertrap kang!
Itoe betoel adanja😂