Part #5
Pukul 10.00 WIB ambulan Puskesmas meluncur menuju Hotel Asrama Haji. Mengantar ibu dan kedua anak kami. Di hari ke empat kami isoman, akhirnya semua keluarga yang ada di rumah menyusul ke asrama haji. Kecuali bapak negatif.
Part #5
Pukul 10.00 WIB ambulan Puskesmas meluncur menuju Hotel Asrama Haji. Mengantar ibu dan kedua anak kami. Di hari ke empat kami isoman, akhirnya semua keluarga yang ada di rumah menyusul ke asrama haji. Kecuali bapak negatif.
“Kelas berapa dek?” Tanyaku pada seorang anak perempuan yang duduk di depan lobi hotel.
“Lima…”, jawabnya singkat.
Sambil saya lihat lagi sekelilingnya. Rupanya dia isoman ke Hotel Asrama Haji sendirian. Hati semakin pilu. Kelas lima usia anak pertama saya. Yang hari ini berangkat swab ke Puskesmas beserta uyut, bapak dan ibu.
Sore di hari pertama, kami saling bersapa dengan beberapa tamu yang duduk di depan lobi hotel sebelum cek kesehatan. Menanyakan dari mana alamatnya, berapa anggota keluarga yang masuk sini hingga berlanjut ngobrol gayeng. Beberapa jam setelah kedatangan kami, dari Puskesmas yang sama yaitu Manukan membawa tamu terkonfirmasi positif juga satu keluarga.
Sejak tahu hasil swab saya dan adik bayi positif, teman dokter menyarankan hari itu juga segera berangkat isolasi mandiri ke rumaha sakit yang beliau rekomendasikan. Dengan berat hari Ahad pagi, 6 Juni 2021 saya mulai menyiapkan perlengkapan apa saja yang akan dibawa. Kembali saya buka chat whatsapp dari teman dokter saya. Saya scroll dari awal hingga ke chat paling akhir. Sejenak saya berpikir, kalo saya berangkat isolasi hari ini, besok anak pertama kami tidak ada yang support ujian akhir semesternya.
8 Hari yang Istimewa #part 1 “Semangat sehat ya, semoga segera negatif dan bisa pulang ke rumah”. Pesanku pada teman-teman seperjuangan di Hotel Asrama Haji saat berpamitan pulang. Delapan hari kami sekeluarga diberikan takdir terbaik dari Sang Maha Rahman. Allah memberikan kami incip menikmati positif covid 19. Ya, kami sekeluarga di awal bulan Juni merasakan […]
Menyambut Tamu Istimewa. Sudah berapa kali kita diizinkan Allah berjumpa Ramadhan? Sudah usia segini Ramadhannya masih begitu-begitu saja. Ah..betapa meruginya. Padahal tamu istimewa tahunan bernama Ramadhan banyak bertabur berkah dan ampunan.
Rahmat dan Kebaikan Rasulullah Dalam semua pergaulan, Rasulullah sangat ramah dan menjaga perasaan serta nama baik sesama manusia. Beliau berlemah lembut dalam berhubungan dengan orang lain. Dalam suatu keterangan, dijelaskan, “Tahukah kamu siapa yang diharamkan bagi neraka?” Para sahabat menjawab, “Allah dan Rasul-Nya lebih tau.”
Pembela Rasulullah Zubair bin Awwam. Salah satu dari assaabiquunal awwaluun, yaitu orang-orang yang pertama memeluk Islam. Dari Abu Bakar Islam menyapa Zubair.
hidup, rahmat, harta titipan, syukur, bahagia, sabar, rahmat, keberkahan
Berkah Sholawat Nabi Muhammad Akhir bulan Oktober, masih dua hari di suasana Maulid Nabi Muhammad shallahualaihi wassalam. Tepatnya di hari Sabtu, 31 Oktober 2020 Allah memberikan takdir terbaik buat saya dan anak ketiga kami. Jadwal kontrol ke poli kandungan di minggu ke 38 usia kehamilan.