KHSblog.net – Kumpulan Kutipan Dakwah Gus Baha’. Gus Baha — nama lengkap Ahmad Bahauddin Nursalim — adalah ulama dan pendakwah asal Rembang, Jawa Tengah. Beliau sebagai sosok ahli tafsir Al-Qur’an dan sering mengisi pengajian baik di pesantren maupun masyarakat umum dengan gaya ceramah yang ringan, ramah, dan mudah dipahami. Kyai dengan ciri khas rambut jambul di depan ini merupakan pengasuh pondok tahfidz LP3IA dan aktif terlibat dalam lembaga-lembaga keagamaan; ia juga dipercaya sebagai Rais di Nahdlatul Ulama (PBNU).

Berikut kumpulan kutipan nasihat Gus Baha’ yang menyejukkan hati dan menuntun kita menjadi hamba yang lebih baik:
🌿 Tentang Harapan dan Takdir
“Terkadang, mungkin Allah membuat hamba-Nya merasa kecewa, namun percayalah Ia hanya ingin engkau kembali berharap hanya kepada-Nya.”
“Ketenangan itu bukan saat masalah hilang, tapi saat kita percaya bahwa semua diatur oleh Allah.”
“Hidup itu jangan terlalu kamu beratkan sendiri. Jalani saja pelan-pelan, karena yang menggenggam takdirmu tetap Allah.”
“Jika hidup terasa kacau, perbaiki dulu hatimu. Sering kali ketenangan datang bukan dari berubahnya keadaan, tapi benarnya cara kita memandang.”
🤲 Tentang Taubat dan Perbaikan Diri
“Setiap dosa punya pintu taubat, dan setiap hati punya kesempatan untuk kembali kepada Allah.”
“Taubat bukan untuk orang suci, tetapi untuk kita yang penuh kekurangan.”
“Allah tidak menilai masa lalu kita, Dia melihat kesungguhan kita hari ini.”
“Jika kamu merasa tidak pantas, justru itu tanda Allah sedang memanggilmu.”
💚 Tentang Kesabaran
“Sabar bukan berarti tidak lelah atau tidak sedih. Sabar adalah tetap percaya bahwa Allah menyiapkan sesuatu yang lebih baik.”
“Setiap lelah ada pahala jika kamu sabar. Allah melihat semuanya.”
“Kadang yang membuat kita kuat bukan karena kita mampu, tapi karena Allah tidak pernah meninggalkan kita dalam setiap ujian.”
🌱 Tentang Hijrah dan Perubahan Diri
“Hijrah itu bukan tentang menjadi sempurna, tapi tentang berani memulai langkah kecil menuju Allah.”
“Jangan malu berubah meskipun perlahan. Allah melihat proses, bukan hanya hasil.”
“Jangan menunggu hidup tenang dulu untuk mendekat kepada Allah. Tenang itu datang setelah kamu mendekat.”
💖 Tentang Hati dan Ibadah
“Hati akan tenang kalau sering diisi dengan zikir.”
“Semakin banyak mengingat Allah, semakin sedikit ruang untuk gelisah dan tersinggung.”
“Kalau hatimu sering gelisah, periksa kembali hubunganmu dengan Allah.”
🌟 Tentang Akhlak dan Syukur
“Teruslah berbuat baik meski kecil. Allah menilai ketulusanmu, bukan besarnya amalan.”
“Nilaimu bukan ditentukan manusia, tapi oleh Allah yang tahu isi hatimu.”
“Bersyukurlah walau kecil, karena yang kecil jika dijaga akan menjadi besar.”
“Jangan terlalu cepat menilai seseorang, karena bisa jadi yang kamu lihat hari ini bukan dirinya yang dulu.”
☘️ Tentang Ujian dan Hikmah
“Jangan terlalu sibuk memikirkan apa yang hilang. Fokuslah pada apa yang Allah sisakan, karena di situlah keberkahan.”
“Kadang Allah menjauhkanmu dari sesuatu bukan karena membencimu, tapi karena Dia ingin kamu lebih dekat kepada-Nya.”
“Ketika kamu merasa jauh dari Allah, justru saat itulah kamu paling butuh untuk kembali.”
Penutup
Semoga nasihat-nasihat ini menjadi pengingat untuk kita semua bahwa hidup adalah perjalanan pulang kepada Allah. Selama napas masih berhembus, pintu rahmat-Nya tidak akan pernah tertutup. 🤍
Berikut Kumpulan versi lengkap Kutipan Gus Baha’ :
- “Terkadang, mungkin Allah membuat hamba-Nya merasa kecewa, namun percayalah Ia hanya ingin engkau kembali berharap hanya kepada-Nya”.
- Ketenangan itu bukan saat masalah hilang, tapi saat kita percaya bahwa semua diatur oleh Allah.
- Hiduplah dengan rendah hati, karena kebesaran hati akan membuat hidup lebih bermakna.
- Jangan terlalu cepat menilai seseorang. Bisa jadi yang kamu lihat hari ini bukan lagi dirinya yang dulu.
- Setiap dosa punya pintu taubat, dan setiap hati punya kesempatan untuk kembali kepada Allah.
- Hati itu akan tenang kalau sering diisi dengan zikir.
Semakin banyak mengingat Allah, semakin sedikit ruang untuk gelisah dan tersinggung. - Teruslah berbuat baik meski kecil dan tak terlihat.
Allah tidak menilai besarnya, tapi ketulusanmu saat melakukannya. - Sabar itu bukan berarti kamu tidak lelah atau tidak sedih. Sabar adalah ketika kamu tetap percaya bahwa Allah sedang menyiapkan sesuatu yang lebih baik, meski hati sedang berat. Kadang yang membuat kita kuat bukan karena kita mampu, tapi karena Allah tidak pernah meninggalkan kita dalam setiap ujian. Tenangkan hati, teruskan langkah, dan yakinlah — apa pun yang Allah ambil, pasti diganti dengan yang lebih indah pada waktunya.

- Taubat itu bukan untuk orang suci, tetapi justru untuk kita yang penuh kekurangan. Allah membuka pintu taubat setiap saat, tidak pernah menutupnya walau kita sering jatuh pada kesalahan yang sama. Jangan merasa malu kembali kepada Allah—karena yang membuat seseorang mulia bukanlah tidak pernah salah, tetapi kemauan untuk kembali memperbaiki diri. Allah tidak menilai masa lalu kita, Dia melihat kesungguhan kita hari ini. Selagi napas masih ada, pintu taubat masih terbuka lebar.
- Memperbaiki diri tidak harus menunggu kita menjadi sempurna. Justru Allah menyukai hamba yang terus berusaha meski masih banyak kekurangan. Yang penting jangan berhenti belajar, jangan berhenti mendekat, dan jangan malu untuk berubah meskipun perlahan. Karena Allah melihat proses, bukan hanya hasil. Selama kita masih mau kembali kepada-Nya, pintu rahmat-Nya tidak akan pernah tertutup.
- Hijrah itu bukan tentang langsung menjadi sempurna, tapi tentang berani memulai langkah kecil menuju Allah. Jangan malu dengan kekurangan dan jatuh bangunmu—yang penting hatimu terus ingin berubah. Selama kamu mau kembali kepada Allah, Dia selalu membuka pintu-Nya untukmu.
- Hidup itu jangan terlalu kamu beratkan sendiri. Jalani saja pelan-pelan, karena yang menggenggam takdirmu tetap Allah.
Tugas kita hanya ikhtiar, sisanya serahkan kepada-Nya. - Jangan terlalu sibuk memikirkan apa yang hilang. Fokuslah pada apa yang Allah sisakan, karena di situlah biasanya tersimpan keberkahan.
- Kalau hidupmu terasa kacau, jangan buru-buru menyalahkan takdir.
Perbaiki dulu hatimu, karena sering kali ketenangan datang bukan dari berubahnya keadaan, tapi dari benarnya cara kita memandang. - Ketika kamu merasa jauh dari Allah, jangan berhenti. Justru di saat itulah kamu paling membutuhkan untuk kembali.
- Hidup Ini Singkat, Jangan Sia-Siakan Waktu dengan Hal-Hal yang Tidak Bermanfaat

- Jangan menunggu hidup tenang dulu baru mendekat kepada Allah.
Tenang itu datang setelah kamu mendekat. - Kalau hatimu sering gelisah, periksa kembali hubunganmu dengan Allah. Biasanya yang kurang bukan masalah, tapi doa.
- Jangan takut berubah meski sedikit demi sedikit.
Allah mencintai hamba yang terus mencoba. - Kalau ada orang yang meremehkanmu, biarkan.
Nilaimu bukan ditentukan manusia, tapi oleh Allah yang tahu isi hatimu. - Bersyukurlah walau kecil, karena yang kecil kalau dijaga akan menjadi besar dengan sendirinya.
- Kadang Allah menjauhkanmu dari sesuatu bukan karena membencimu, tapi karena Dia ingin kamu lebih dekat kepada-Nya.
- Setiap lelah ada pahala jika kamu sabar.
Jadi jangan takut melewati hari-hari berat, Allah melihat semuanya. - Jika kamu merasa tidak pantas, justru itu tanda Allah sedang memanggilmu.
Orang yang merasa paling kotor biasanya yang paling lembut hatinya.
sumber : Channel WA Kutipan Gus Baha’
Well, itulah brosis Kumpulan Kutipan Gus Baha’

Maturnuwun
baca juga :
- Kumpulan Kutipan Gus Baha’ Penyejuk Hati
- Rahasia Ketenangan Hati
- 7 nasihat kehidupan terbaik versi humor
- Komunitas GO-JEK Gresik Peduli Bencana Gempa Di Lombok
- Taqwa itu Pasti Bahagia
- Berbagi Inspirasi di Bulan Ramadhan
- Kandungan Hikmah Surat Al-Kahfi
- Untaian nasihat Ayah kepada anak, bersikaplah selalu optimis nak…
- Setiap orang punya Zona Waktu sukses, percayalah roda itu berputar
- Tanda tanda budak kehidupan duniawi