Category Archives: asalnulis

Bahagia dengan Silaturrahim

Bahagia dengan Silaturrahim. Silaturrahim itu membahagiakan. Berbeda dengan di dunia maya hanya bisa lihat gambar, baca pesan, serta berkabar lewat tulisan. Ada lega di relung hati saat berjabat tangan, berpeluk kangen setelah lama tak bersua. Meski perjalanan cukup jauh tak membuat  lelah. Malah lelah kalah usai bertemu melepas rindu karena Lillah. Selama sebulan, seminggu sudahkan kita mengagendakan silaturrahim? Read the rest of this entry

Memikat Hati Keluarga dengan Masakan

Memikat Hati Keluarga dengan Masakan. Beragam cara bisa kita lakukan untuk membuat anggota keluarga semakin sayang dengan bundanya. Mulai dengan cara yang sederhana hingga cara yang tak biasa. Merekat dan memikat mereka. Ayahnya dan anak-anak. Tak melulu dengan pemberian hadiah. Karena memikat mereka bisa dengan hal terdekat. Ya, memikat lewat masakan dahsyat. Eh, jadi malu. Meski saya seorang bunda biasa. Bukan super cheff handal. Read the rest of this entry

Biar Ga Mager (Malas Gerak)

Biar Ga Mager (Malas Gerak). Bagaimana kawan saat lagi dalam kondisi  mager (malas gerak)? Lagi tidak ingin mengerjakan apapun, atau hanya ingin rebahan di rumah seharian. Tanpa memikirkan apapun. Relaksasi sebentar. Sejenak berhenti sesaat dari aktivitas harian. Pernah kawan mengalami hal demikian? Read the rest of this entry

Baca Buku Jadi Tau

Baca Buku Jadi Tau. Mendekatkan anak dengan buku bacaan adalah solusi untuk mengalihkan dan menggantikan kebiasaan umum anak-anak masa kini, yaitu banyak dijumpai anak lebih senang bermain gadget. Melalui peran buku bacaan, anak akan cenderung memilih idolanya seperti yang ia baca dalam buku, dan pada akhirnya, anak pun akan mengikuti tingkah laku idolanya tersebut. Read the rest of this entry

Tukang Parkir

Tukang Parkir. Orang yang paling tenang hidupnya itu tukang parkir. Coba kita lihat tukang parkir, walaupun mobil banyak. Merknya bagus-bagus. Tidak pernah sombong. Nanti mobil pergi satu demi satu, habis sama sekali. Dia tak sedih. Mobil banyak tak sombong. Mobil habis tak sedih. Apa rahasianya? Ternyata tukang parkir tidak merasa memiliki. Tapi merasa dititipi. Read the rest of this entry

%d bloggers like this: