Skip to main content
UMK Jawa Timur 2026, UMK Jatim 2026, daftar UMK 2026, UMK Surabaya 2026, UMK tertinggi di Jawa Timur, UMK terendah di Jawa Timur, Upah minimum Jawa Timur 2026, UMK kabupaten kota Jatim 2026

UMK Jawa Timur 2026: Surabaya Tertinggi, Situbondo Terendah – Ini Daftar Lengkapnya

khsblog.net – UMK Jawa Timur 2026: Surabaya Tertinggi, Situbondo Terendah – Ini Daftar Lengkapnya. Daftar UMK Jawa Timur 2026, Surabaya Masih Perkasa di Puncak – Siapa Paling Buncit?. Pemerintah Provinsi Jawa Timur telah menetapkan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) tahun 2026 melalui Keputusan Gubernur Jawa Timur Nomor 100.3.3.1/937/013/2025.

UMK Jawa Timur 2026,
UMK Jatim 2026,
daftar UMK 2026,
UMK Surabaya 2026,
UMK tertinggi di Jawa Timur,
UMK terendah di Jawa Timur,
Upah minimum Jawa Timur 2026,
UMK kabupaten kota Jatim 2026Seperti lazimnya tiap tahun, jagat per-UMK-an kembali ramai, ada yang senyum tipis-tipis, ada juga yang cuma bisa menghela napas sambil nyeletuk, “ya wis sing penting tetep kerja dulu…”

Berikut daftar lengkap UMK Jawa Timur tahun 2026 dari yang tertinggi hingga terendah:

  1. Kota Surabaya – Rp 5.288.796
  2. Kabupaten Gresik – Rp 5.195.401
  3. Kabupaten Sidoarjo – Rp 5.191.541
  4. Kabupaten Pasuruan – Rp 5.187.681
  5. Kabupaten Mojokerto – Rp 5.176.101
  6. Kabupaten Malang – Rp 3.802.862
  7. Kota Malang – Rp 3.736.101
  8. Kota Batu – Rp 3.562.484
  9. Kota Pasuruan – Rp 3.555.301
  10. Kabupaten Jombang – Rp 3.320.770
  11. Kabupaten Tuban – Rp 3.229.092
  12. Kota Mojokerto – Rp 3.208.556
  13. Kabupaten Lamongan – Rp 3.196.328
  14. Kabupaten Probolinggo – Rp 3.164.526
  15. Kota Probolinggo – Rp 3.045.172
  16. Kabupaten Jember – Rp 3.012.197
  17. Kabupaten Banyuwangi – Rp 2.989.145
  18. Kota Kediri – Rp 2.742.806
  19. Kabupaten Bojonegoro – Rp 2.685.983
  20. Kabupaten Kediri – Rp 2.651.603
  21. Kota Blitar – Rp 2.639.518
  22. Kabupaten Tulungagung – Rp 2.628.190
  23. Kota Madiun – Rp 2.588.794
  24. Kabupaten Lumajang – Rp 2.578.320
  25. Kabupaten Blitar – Rp 2.567.744
  26. Kabupaten Nganjuk – Rp 2.564.627
  27. Kabupaten Ngawi – Rp 2.556.815
  28. Kabupaten Magetan – Rp 2.553.866
  29. Kabupaten Sumenep – Rp 2.553.688
  30. Kabupaten Madiun – Rp 2.553.221
  31. Kabupaten Bangkalan – Rp 2.550.274
  32. Kabupaten Ponorogo – Rp 2.549.876
  33. Kabupaten Trenggalek – Rp 2.530.313
  34. Kabupaten Pamekasan – Rp 2.528.004
  35. Kabupaten Pacitan – Rp 2.514.892
  36. Kabupaten Bondowoso – Rp 2.496.886
  37. Kabupaten Sampang – Rp 2.484.443
  38. Kabupaten Situbondo – Rp 2.483.962

UMK Tertinggi: Surabaya masih rajanya

Tidak mengejutkan, Kota Surabaya kembali nangkring di urutan paling atas dengan UMK:

👉 Rp 5.288.796

Sebagai pusat ekonomi, industri, dan jasa di Jawa Timur, Surabaya memang menjadi magnet buruh dan pekerja. Biaya hidup juga ikut “perkasa”, jadi angka UMK yang tinggi ini ya sebanding dengan tekanan hidup ala kota besar. Bahasa kasarnya: gajinya tinggi, godaan jajan dan cicilannya juga tinggi 😁

Posisi lima besar UMK tertinggi masih didominasi kawasan “Segitiga Emas Industri”:  Sidoarjo – Gresik – Pasuruan – Mojokerto
yang memang dihuni banyak pabrik dan kawasan industri padat karya.

UMK Terendah: Situbondo jadi juru kunci

Di sisi lain, UMK paling rendah di Jawa Timur tahun 2026 ditempati oleh:

👉 Kabupaten Situbondo – Rp 2.483.962

Posisi papan bawah ini masih didominasi wilayah tapal kuda dan Madura. Struktur ekonomi yang belum sepadat wilayah industri membuat UMK di daerah-daerah ini masih relatif kecil. Namun, biasanya juga diiringi biaya hidup yang tidak setinggi kawasan Gerbangkertasusila.

Sedikit Analisa Santai: Ketimpangan tetap kentara

Kalau ditarik garis besar:

  • Gap tertinggi vs terendah
    Rp 5,28 juta (Surabaya) vs Rp 2,48 juta (Situbondo)
    Selisihnya nyaris dua kali lipat
  • Wilayah industri = UMK gemuk
  • Wilayah agraris dan pinggiran = UMK irit-irit cerdas
  • Kota Malang dan Kabupaten Malang masih beda tipis, tapi tetap jauh di bawah segmen 5 jutaan

Jadi, fenomenanya masih sama dari tahun ke tahun:
👉 daerah industri tinggi UMK
👉 daerah non-industri fokus bertahan hidup dan ngopi.


Penutup: UMK naik, harapan ikut naik

UMK memang bukan satu-satunya indikator sejahtera atau tidaknya pekerja. Tapi bagi kawan-kawan buruh, ini tetap jadi angka krusial yang menentukan isi dompet tiap akhir bulan. Harapannya, kenaikan UMK diiringi:

✔ kesempatan kerja yang makin luas
✔ harga kebutuhan pokok yang tidak ngamuk
✔ dunia usaha tetap kuat menggaji

Kalau menurut panjenengan, sudah cukup atau masih kurang? Monggo disruput sambil diskusi di kolom komentar 😊

Maturnuwun

baca juga :

Tinggalkan Balasan