Advertisements

Bikin haru, anak SD asal Gunung Kidul ini hentikan langkah untuk hormat pada Sang Saka Merah Putih

Bikin haru, anak SD asal Gunung Kidul ini hentikan langkah untuk hormat pada Sang Saka Merah Putih. Sebuah momen nasionalisme yang bikin haru dan terenyuh bagi siapapun yang melihatnya. Seorang anak sekolah memakai baju SD terlihat ikut sejenak memberikan hormat kepada Bendera Merah Putih saat upacara di Kodim 0730 Gunung Kidul, Jogjakarta. Demikian sebuah postingan warganet di laman facebook.

Adalah Angela Dewi Wuryanti yang memposting momen tersebut yang dia ambil dari sebuah grup.

Copas dari group sebelah: #salutdgjiwanasionalismenya.

Dia hentikan sejenak langkahnya utk menghormat bendera saat anggota TNI KODIM 0730 Gunung Kidul sedang menaikkan Sang Dwi Warna , anak SD ini menghentikan langkahnya utk ikut serta menghormat pada Sang Merah Putih. Jiwa Nasionalisme anak ini tidak bisa dikalahkan oleh keinginan utk segera sampai ditempat tujuannya. Seandainya ada di sana, setelah menghormat bendera akupun akan sejenak membelokkan arah hormat pada generasi muda bangsa yg sangat mencintai bangsa dan negerinya. Pemandangan yg seperti ini rasanya semakin langka di masa kini, karena makin banyak ahli kritik ke pemerintah yg bukan didasari pada kecintaan pada negeri, tapi hanya karena presidennya bukan dari kelompoknya sendiri. FRIENDS… apakah anda pun rela menghentikan langkahmu yang sedang mengejar obsesi demi memberikan penghormatan pada Sang Maha Mulia?

Foto dan kepsyen diatas diunggah dilaman facebooknya pada hari Minggu, 12 Maret 2018.

Beberapa warganet terharu dengan momen nasionalis tersebut. “Memang ada aturan spt ini.Jiwa nasionalisme semestinya ditanamkan sejak dini.Sy percaya bpk at ibu gurunya menanamkan jiwa patriotisme dan nasionalisme di sekolah pd saat pelajaran PPKn at kepramukaan..” terang Seno Budiarto. Hal ini juga dirasakan oleh Yanna Tarore,” Wkt aku SD rasa didalam jiwaku bangga banget bila hari senin benderaku Merah Putih berkibar kibar. Kereeen rasanya. Juga waktu menyanyi lagu Indonesia Raya. Biar panas berkeringat rasanya puas melakukan upacara. Nilai2 kebangsaan dan cinta negara jadi hangat didada ” ujarnya.

Leopold Maitimoe

bu dewi, jaman saya sekolah sd thn 84 s/d 90, dan saya yakin para teman2 yg sejaman bahkan yg sebelumnya.. melakukan spt ini, krn pelajaran sekolah kita yg dikatakan pelajaran jaman old ketinggalan jaman itu masih diterapkan budi pekerti, pmp, dan pspb, kita diajarkan bgmn menghormati dan menghargai, tp skr pelajaran tsb hilang dan di ganti bahasanya dgn ppkn, say pernah baca isi pelajarannya, ternyata ga spt jaman kita sekolah dl, krn itu saya ga heran kenapa anak2 jaman now lebih kurang ajar dibanding anak2 jaman old spt kita2 ini, dan hebatnya kurikulum yg jaman now ini sudah di revisi berulang kali dan ga terjadi perubahan yg baik, malah lebih buruk itulah bedanya, knp kita kok kita jarang sekali bisa melihat postingan foti spt yg bu dewi kirim…

btw thx buat share nya.. luar biasa bisa melihat bocah kecil bisa hormat saat melihat bendera sedang di naikan..
HIDUP NKRI!!

Bagi warganet lain sikap semacam itu sudah menjadi kewajiban bagi siapapun yang berada di kompleks TNI. “Jadi inget Dulu waktu tinggal dikomplek abri setiap lewat pos penjagaan saat naikin bendera sangsaka merah putih dan menurunkan bendera sang saka merah putih , semua orang diwajibkan berhenti. Dan menghormat mengikuti upacara.rutin pagi dan sore ” ujar Rangga Argantara Mowilos Ydøpvv. Hal lain juga dikemukakan oleh warganet Muh Rully S, “Ini bukan menghentikan langkah tapi disuruh berhenti & dsuruh hormat..Setiap pejalan kaki yg lewat harus berhenti dl ketika diadakan pngibaran bendera ” tuturnya.

Sementara warganet lain memberikan kritik tentang penyematan Sang Maha Mulia. “Cuma sedikit kritik diakhir komentar, kayak nya kata “Sang Maha Mulia” itu cuma pantas disandang Tuhan YME. Cukup sang merah putih saja ……“terang Muhammad Septomi.

Terlepas itu semua, sikap semacam ini dapat dianggap oase nasionalisme ditengah merosotnya nilai-nilai itu. Semoga sikap-sikap semacam dapat direplikasi untuk menumbuhkan jiwa nasionalisme setiap anak bangsa.

Maturnuwun

baca juga :

***\Contact KHS Go Blog/***
Main blog : http://www.setia1heri.com
Secondary blog : http://www.khsblog.net
Email : setia1heri@gmail.com ; kangherisetiawan@gmail.com
Facebook : http://www.facebook.com/setia1heri
Twitter : @setia1heri
Instagram : @setia1heri
Youtube: @setia1heri
Line@ : @ setia1heri.com
PIN BBM : 5E3C45A0

Advertisements

About khsblog

Manusia yang sedang belajar menjadi Ayah bagi 2 buah hatinya. Tinggal di altar suci Sunan Giri dengan makanan khas Nasi Krawu dan camilan Pudak. Tunggangan setia yakni Milestone dan MT-03...ini alternatif personal blog dari www.setia1heri.com I @ setia1heri I kangherisetiawan@gmail.com

Posted on 13 March 2018, in anakkita and tagged , , , , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink. 3 Comments.

  1. Aduh jadi kangen, sudah 17 tahun ga pernah Upacara, kalau menyanyikan lagi Indonesia Raya sering 😀

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s

%d bloggers like this: