Sudah menjadi tradisi di Indonesia bila menteri baru pasti ada kebijakan baru. Termasuk dalam dunia pendidikan dengan bergantinya Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. Sejak era SBY dengan Mendikbud Bambang Sudibyo (2004-2009) dan Muhammad Nuh (2009-2014) hingga Era Jokowi dengan Mendikbud Anies Baswedan (2014-2016) dan Muhadjir Effendy (2016-skrg). Dan yang terbaru adalah gagasan full day school alias Sekolah Sehari Penuh dari Muhadjir Effendy. Begini tanggapan Netizen mantemans…
Sebenarnya full day school sudah diterapkan dibeberapa sekolah swasta terutama yang berbasis keagamaan atau boarding. Mendikbud ingin sekolah sehari penuh ini juga diterapkan disekolah-sekolah negeri terutama untuk jenjang SD dan SMP. Mantan Rektor Universitas Muhammadiyah Malang menjelaskan, prinsipnya, sistem full day school bakal mengutamakan pendidikan karakter daripada akademis. Tentu kebijakan ini perlu mendapatkan kajian secara komprehensif bila ingin diterapkan secara nasional. Dari sisi kurikulum, infrastruktur, gaji guru, psikologis siswa hingga kajian-kajian psikologis dan sosiologisnya.
Berikut beberapa tanggapan netizen di Komunitas Peduli Malang (ASLI Malang) :
Rizki Lestari Cikita Sectionita : kl fullday kan gak ada pr (biasanya) dan sabtu-minggu libur harus e rata sih. tapi jujur ae buosen sekolah fullday, maleh gak ngerti rasane dulin dan sosialisasi di luar sekolah *berdasarkan pengalaman pribadi*
Atho’ El-rahman : Perlu pertimbangan efektifitas saja,, meski sabtu minggu libur, tapi senin-jumat full, apakah efektif terhadap daya terima pelajaran setiap siswa ??perlu dibedakan fisik dan metal tenaga pekerja dengan tenaga pelajar
Yunieta Binsele Wijaya “: sekolah ku mbien di sma kristen 2 salatiga ngunu. Sabtu minggu prei. Senin sampai kamis pulang jam set 3 sore. Jumat jam 12 kurang seper4. Enak tapi prei ne sabtu minggu 😁
Sam Olong Kuto Ngalam : wow.keren.semoga aja Gurunya selalu hadir tepat waktu.hal yg membosankan adalah menunggu guru di kelas..Dan semoga gurunya pengertian tidak memberikan Tugas/Pr Setiap harinya
Pramono : Ini juga tantangan bagi pengajar. Para pengajar harus pandai pandai cari cara supaya siswa nggak jenu menghadapi pelajaran. Karna terlalu lama belajar juga bikin jenuh dan nggak nyantol
Hilman Haris : Aku dulu SMP juga fullday ga ada problem sih pulang sore, secara bisa lama ketemu sama temen2, udah gtu kalau pulang siang pun waktu lebih teralokasikan untuk main dll.. jadi kalau fullday mungkin lebih efektif kegiatannya sampai sore di gunakan untuk belajar dan setelah malam hari bisa di gunakan untuk istirahat’. Yg belum pernah jalanin pasti mengatakan kasian dan sebagainya, dan menurutku ga ada yg berat, istirahat’ cukup, waktu bersama teman dan guru jadi lebih panjang, dan biasanya orang tua jadi tidak perlu khawatir karena sampai sore hari anak2 di bawah pengawasan guru sekolah (CMIIW pengalaman pribadi)
Ida Nur Janah : Aq rasa seh bikin waktu buat bareng keluarga jdi berkurang.. bener sih semua ada enak dan nggak enaknya.. trus untuk kegiatan sosialnya gimana? Soalnya anak sekarang pada cuek2. Pulang sekolah, capek, lgsg tidur klo ga gitu main gadget. Interaksi sosial cuman sabtu-minggu.
Totalitas Tanpa Batas : fulday school its okay, tapi kalau fullday belajar saya rasa kurang setuju… seharusnya diganti fulday itu jangan belajar melulu, tambahin ekskul gitu biar siswa bisa asah bakat… atau kalau sore jadwalnya cuman olahraga… pendidikan disni itu kurang mengasah bakat para siswanya
Achmad Gunawan : ingat ….bpk ibu guru juga orang tua yg mempunyai anak yg wajib di didik di rumah ,trus klo sekolah ( SD , SMP, SMA ) fullday kpn bpk ibu guru ada waktu unt. ngajari anak” nya di rumah dan ingat …dan kita sebagai orang tua yang wajib membimbing / membentuk karakter anak” kita yang di amanahi oleh ALLAH
Roland Adhyatma : Asalkan segala sesuatunya dipersiapkan secara matang dan komplet,saya rasa tidak ada salahnya…hanya memang perlu diadaptasikan dan di sosialisasikan kpada org tua yg putra putrinya blm pernah sekolah fullday,,yg penting bgaimna persiapan baik itu fisik dan sdm bagi sekolah2 agar kegiatan yg digagas berjalan scra maksimal..
Chichy Lidya : ASYIK, sekolah hanya lima hari. Anak sekolahan bakal “tua” di kelas. Para guru bakal pulang malam. Itulah gambaran konsekuensi “fullday” yg digagas Mendikbud. Tak perlu perubahan kurikulum seperti yg dijanjikannya. Rumah bakal sepi dari kelucuan anak-anak. Tidur malam lebih cepat, krn kelelahan. Komunikasi orangtua-anak, dicukupi dua hari efektif. Horeee!.
Dini Tri Wahyuni : kalau kurikulum sekolah dikemas seperti anak bermain sih gk begitu masalah.. banyak kegiatan outdoor nya, makan dan istirahat juga proporsional meski d sekolah c gk masalah.. tp klo full day di sekolah dan materi full di kelas, jam istirahat juga kurang,,, kasihan anaknya pak mentri… bagaimanapun masa anak2 masih butuh bermain utk keseimbangan otak kanan dan kiri nya… semakin banyak tekanan semakin gk bagus nnti outputnya…
Kira-kira semacam itu mantemans pro dan kontra terkait gagasan full day school dari mendikbud Muhadjir Effendy ini. Kira-kira menurut panjenengan seperti apa terutama yang sudah mempunya anak usia sekolah?
Maturnuwun
- Lantai Lapang, Rumah Tenang: Mengapa Barang Berserakan di Rumah Bisa Memicu Tantrum Anak?
- Modal Roti Cokelat dan Niat: Cerita Pendakian Pertamaku di Gunung Lorokan.
- Mendidik Anak Seperti Menanam Pohon: Mengapa Hasilnya Tak Bisa Instan?
- 7 Nilai Utama yang Wajib Diwariskan Orang Tua kepada Anak
- Ketika “Ibu Guru” Mengetuk Pintu Rumah: Hangatnya Cerita Home Visit Si Kecil
- Libatkan Keluarga Sambut Ramadan Mulia
- 10 Doa Orang Tua untuk Anaknya Agar Menjadi Anak Sholih Sholihah
- Tips Agar Anak Suka Membaca
- Masa Ini Akan Dirindukan, Dampingi Anak Usia Dini Ukir Kenangan Bermakna Saat Bersama Mereka
- Agar Remajaku Dekat Denganku
—***\Contact KHS/***—
Main blog : http://www.setia1heri.com
Secondary blog : http://www.khsblog.net
Other blog : http://www.setia1heri.org
Email : setia1heri@gmail.com ;kangherisetiawan@gmail.com
Facebook:http://www.facebook.com/setia1heri
Twitter : @setia1heri
Instagram : setia1heri
Line@ : @setia1heri.com
Whatsapp : 085608174959
PIN BBM : 5E3C45A0
