Part #5
Pukul 10.00 WIB ambulan Puskesmas meluncur menuju Hotel Asrama Haji. Mengantar ibu dan kedua anak kami. Di hari ke empat kami isoman, akhirnya semua keluarga yang ada di rumah menyusul ke asrama haji. Kecuali bapak negatif.
Part #5
Pukul 10.00 WIB ambulan Puskesmas meluncur menuju Hotel Asrama Haji. Mengantar ibu dan kedua anak kami. Di hari ke empat kami isoman, akhirnya semua keluarga yang ada di rumah menyusul ke asrama haji. Kecuali bapak negatif.
Sore di hari pertama, kami saling bersapa dengan beberapa tamu yang duduk di depan lobi hotel sebelum cek kesehatan. Menanyakan dari mana alamatnya, berapa anggota keluarga yang masuk sini hingga berlanjut ngobrol gayeng. Beberapa jam setelah kedatangan kami, dari Puskesmas yang sama yaitu Manukan membawa tamu terkonfirmasi positif juga satu keluarga.
Sejak tahu hasil swab saya dan adik bayi positif, teman dokter menyarankan hari itu juga segera berangkat isolasi mandiri ke rumaha sakit yang beliau rekomendasikan. Dengan berat hari Ahad pagi, 6 Juni 2021 saya mulai menyiapkan perlengkapan apa saja yang akan dibawa. Kembali saya buka chat whatsapp dari teman dokter saya. Saya scroll dari awal hingga ke chat paling akhir. Sejenak saya berpikir, kalo saya berangkat isolasi hari ini, besok anak pertama kami tidak ada yang support ujian akhir semesternya.
8 Hari yang Istimewa #part 1 “Semangat sehat ya, semoga segera negatif dan bisa pulang ke rumah”. Pesanku pada teman-teman seperjuangan di Hotel Asrama Haji saat berpamitan pulang. Delapan hari kami sekeluarga diberikan takdir terbaik dari Sang Maha Rahman. Allah memberikan kami incip menikmati positif covid 19. Ya, kami sekeluarga di awal bulan Juni merasakan […]
Berkah Sholawat Nabi Muhammad Akhir bulan Oktober, masih dua hari di suasana Maulid Nabi Muhammad shallahualaihi wassalam. Tepatnya di hari Sabtu, 31 Oktober 2020 Allah memberikan takdir terbaik buat saya dan anak ketiga kami. Jadwal kontrol ke poli kandungan di minggu ke 38 usia kehamilan.
Anak Kreatif dengan Coret-coret Tembok. Anak dengan segala keunikannya , akan mendorong kita untuk selalu belajar. Belajar memahami karakter anak secara utuh. Bahwa setiap anak memiliki potensi unik serta kreativitasnya masing-masing. Termasuk salah satunya adalah kreativitasnya mencoret-coret tembok. Tak perlu marah, yang bisa mematikan daya imajinasi anak lewat coret-coret tembok.
Anak Kreatif dengan Coret-coret Tembok. Masa pandemi ini beruntunglah bagi mereka yang mengisinya dengan aktivitas produktif. Salah satunya adalah membaca dan menulis. Menulis dan membaca ibarat dua sisi mata uang. Tak bisa dipisahkan. Sahabat warganet sudah baca buku apa saja selama pandemi?
Serba-Serbi Aktivitas Happy Anak Usia Dini di Masa Pandemi. Sudah mulai bingung dengan ide aktivitas apa saja untuk anak-anak di rumah? Sabar para orangtua hebat. Meski pandemi belum tau kapan akan berlalu, tetap optimis mendampingi anak-anak manis. Tak perlu pesimis. Ada banyak cara di rumah saja agar tetap eksis.
Berlatih Menjadi Imam Tarawih. Mengutip postingan singkat dari ustad Muchlisin BK di laman facebooknya bahwa: “ salah satu hikmah corona, insya Allah akan muncul jutaan imam tarawih baru”. Postingan ini ditulis 3 hari menjelang ramadhan. Saat anjuran stay at home sudah hampir seminggu dijalani. Benarlah apa yang disampaikan beliau, stay at home akan memunculkan jutaan […]
Meluaskan Kebaikan dengan Buku Bergizi. Bahagia itu sederhana. Saat kita bisa melakukan kebaikan. Kebaikan meski sedikit namun konsisten. Kebaikan yang sederhana. Namun dirasakan manfaatnya oleh orang lain terus menerus. Bahkan turun temurun kebaikan itu. Meluaskan kebaikan dengan membumikan buku bergizi. Membumikan buku bergizi dengan turut mengajak untuk memiliki.