Advertisements

Waspada modus penipuan mengaku menemukan dompet yang hilang di Jogjakarta

Waspada modus penipuan mengaku menemukan dompet yang hilang di Jogjakarta. Ada saja cara penipu untuk mengeruk keuntungan dan memanfaatkan kesusahan orang lain. Di Jogjakarta via grup Info Cegatan Jogja diketahui tidak sedikit orang menjadi korban penipuan karena dompet hilang. Dompet hilang namun ada orang telepon mengaku menemukan dan meminta imbalan transferan untuk alasan mengirimkan dompet tersebut. Ya namanya penipu tentu dompet gak akan terkirimkan..sudah jatuh tertimpa tangga….weladalah…

Warganet Yordan Saputra mengunggah pengalamannya menjadi korban penipuan ini di grup facebook ‎info cegatan jogja pada hari Jum’at, 04 Januari 2018. Warganet ini mengunggah bukti transfer ke penipu dan juga komunikasi via sms sebelumnya.

Maaf lur.. mau cerita , kemarin saya posting di grup ini tentang kehilangan dompet.
Selang bebrapa hari, saya mendapat telpon katanya menemukan dompet adik saya. Begini percakapan saya di telpon:
S=saya
P=penemu dompet
P= halo mas, apa bener ini yg kehilangan dompet
S= oh iya mas, sebentar saya lg dijalan mas..
Beberapa menit saya langsung kepinggir jalan dan telpon kembali orang tersebut
S=halo mas, ini saya yg kehilangan hp. Itu dompetnya atas nama siapa ya?
P= iya mas, itu atas nama candra to?.
S= masnya nemu dimana ya?
P= saya kurang tau tempatnya, soalnya saya lg kirim barang dan nemu dompet
S= mas tau no hp saya darimana?
P= taunya dari warung mas, saya nitip nomer saya diwarung. Dan orang warung itu ngasih nomer mas ke saya.
Padahal saya tidak pernah memberikan nomer kewarung.. saya hanya posting digrup ini saja.
Singkat cerita dia nawarin saya untuk kirim dompet ke agen pengiriman , dan dia minta transfer uang ke no rek pegawai agen pengiriman itu buat paketin dompet adik saya , karena uangnya tinggal 30ribu
Dan sampe sekarang kirimannya belum dateng. Saya minta kiriman resi pengiriman saja tidak dikirim-kirim. Maksud saya bukan apa2, hanya sekedar sharing saja.
Mohon hati-hati lur.
Itu foto bukti pengiriman dan nomer orang yg mengaku2 dapat dompet saya. Ngakunya sih namanya eko orang Bojonegoro.

Ternyata korban dengan modus tersebut tidak sedikit mantemans. “Kayak aku kemarin sama . Ngakunya orang Jawa timur duhh duhh.. orang jaman sekarang ” terang Silvia Eky Familawati. Dhimas Bayu Nurcahyo juga bercerita serupa, “Ak wing yo post kehilangan, langsung di telpon aku, tp ora tak post data lengkap, dadi tak takoni data sing ora tak post. Eh njuk dipateni , neng jero percakapan ada 2-3 orang bisik2 sek ngandani, Misal nama stnk, jumlah uang, atau yang bs kita tanyakan ke pelaku. ‘Jangan diposting’ ” pesannya.

Sementara warganet Syaiful DiJogja Ada mengunggah pengalamannya yang lain.

Saya sudah pernah ditlp kaya gini.tp Alhamdulillah saya dan teman saya blm sempat transfer.krn saya tanya jawabnya gak jelas..dan wkt saya tanya nemu barangnya waktu dia juga kirim barang dijogja.dia ngakunya orang jw timuran..wkt saya tlp dia sudah sampai ngawi.tak hitung dri dia nemu barang dan sampai ngawi jamnya kok gak mungkin bget.wkt itu dia juga mau kirim barang teman saya yg hilang lwt jasa pengiriman.tlp saya pun dikasihkan ke jasa pengiriman tp sblm dibungkus hrus transfer dulu.saya minta nmr rekeningnya dan dikasih.

terus saya pastikan dulu barang saya sblm saya transfer.drpd sudah transfer barang sampai rumah beda.berarti bukan barang saya dong.makanya saya tanyakan.tp wktu saya minta barang yg ditemukan ciri2nya gmn biar sesuai.tp yg katanya menemukan barang bilang kalau sudah dibungkus lho saya tanya lgi tdi katanya sblm ditrasnfer blm dibungkus.aneh?

saya kerjain aja yg ngaku nemu barangnya sampai pulsa dia habis.dan gak bisa tlp saya lgi.dan saya sudah curiga penipuan maka tidak jdi ditransfer sm teman saya.dan tidak ditlp lagi krn pulsa dia sudah habis.buat yg posting barang hilang diwajibkan untuk ketemu langsung saja.apapun alasannya lebih aman ketemuan langsung dan jgn mau kalo disuruh transfer.pastikan ciri2 barang itu hanya anda sendiri yg tau semuanya .#moduspenipuan

Sementara warganet lain Iskandar Muda berpesan agar warganet waspada dan tidak menjadi korban penipuan dengan modus serupa. “Di ICJ ini dah sering kali terjadi dg kasus serupa dan sering kali dah byk himbauan dr anggota group ICJ utk WASPADA,akan tetapi kl org tersebut ga pernah NYIMAK atau ga pernah mengerti apa yg disampekan dr beberapa anggota ICJ dia bakal kena Tipu dan tertipu lagiii,kl ga percaya liat aja suatu saat pasti ada lgi yg Posting kasus serupa..” pungkasnya.

Well, semoga menjadi pelajaran bagi siapapun agar berhati-hati ketika memposting di Facebook mengenai barang kehilangan agar tidak menjadi korban penipuan dengan modus semacam itu. Usahakan postingan tidak detail sehingga memicu penipu untuk menjalankan aksinya.

Maturnuwun

baca juga :

***\Contact KHS Go Blog/***
Main blog : http://www.setia1heri.com
Secondary blog : http://www.khsblog.net
Email : setia1heri@gmail.com ; kangherisetiawan@gmail.com
Facebook : http://www.facebook.com/setia1heri
Twitter : @setia1heri
Instagram : @setia1heri
Youtube: @setia1heri
Line@ : @ setia1heri.com
PIN BBM : 5E3C45A0

 

Advertisements

About khsblog

Manusia yang sedang belajar menjadi Ayah bagi 2 buah hatinya. Tinggal di altar suci Sunan Giri dengan makanan khas Nasi Krawu dan camilan Pudak. Tunggangan setia yakni Milestone dan MT-03...ini alternatif personal blog dari www.setia1heri.com I @ setia1heri I kangherisetiawan@gmail.com

Posted on 5 January 2018, in justinpoh and tagged , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink. 3 Comments.

  1. makasih tulisan dan share nya mas, kita jadi lebih hati2
    memang modus penipuan semakin bervariasi

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s

%d bloggers like this: