Bertanya aliran dana sumbangan Alfamart, konsumen loyal asal Jakarta ini malah digugat ke pengadilan. Dialah Mustolih Siradj, seorang konsumen dan pelanggan loyal alfamart digugat pengacara karena aksinya bertanya mengenai aliran dana sumbangan dari uang kembalian konsumen. Aksinya dilakukan tahun 2015 silam namun kini 2017 pihak Alfamart menggugat balik dengan menyewa pengacara kondang dari Kantor Hukum Prof. Yusril Ihza Mahendra (Ihza & Ihza) beserta 14 Lawyernya.
ALFAMART (PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk) raksasa ritel intinya MENOLAK membuka data (TRANSPARANSI) SUMBANGAN UANG kembalian dari konsumen/donatur. Tak tanggung2 ALFAMART mengerahkan 14 (empat belas) utk menggugat Komisi Informasi dan Mustolih Siradj (Donatur & Konsumen ALFAMART) di Pengadilan Negeri Tangerang tertanggal 10 Januari 2017.
Rencananya Mustolih akan minta perlindungan hukum ke Presiden, DPR, Menteri Perdagangan, Menteri Sosial yang menerbitkan izin sumbangan, Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPN) agar tidak ada lagi konsumen dan masyarakat yang diseret oleh Alfamart gara-gara minta transparansi. Selain itu, dia juga berencana melaporkan Alfamart ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK) karena dia tercatat di bursa efek.
Dia mengingatkan kepada publik untuk berfikir ulang menyumbang kepada Alfamart. “Jangan sampai seperti saya, sudah nyumbang dan sering belanja malah diseret ke pengadilan,” tukasnya sedih. Mustolih mengajak agar konsumen Indonesia harus bersatu melawan penyelenggara sumbangan yang tidak transparan dan tidak kredibel.
Well, mungkin pikir-pikir lagi deh kalau mau bertanya aliran dana sumbangan uang kembalian. Atau kalau mau lebih tegas yah mending uang kembalian tetap diambil saja …hehehe.
Ayoo dukung perjuangan Mustolih Siradj !
Maturnuwun
baca juga ;
- Aksi Kecil, Dampak Besar: Mengapa Motivasi Berbenah Baru Datang Setelah Kamu Bergerak?
- Mengapa Harus Lelah Mengejar Validasi? Hidup Bukan untuk Disukai Semua Orang
- Mengapa Lemari Dapurmu Penuh Thinwall Bekas? Rahasia Dibalik Scarcity Mindset dan Solusinya
- Rumah Berantakan, Jiwa Kelelahan: Mengapa Decluttering Adalah Bentuk Self-Care dan Ibadah
- Menjadikan Allah Pusat Kehidupan: Insight Tadabbur Surah Al-Ikhlas
- Rumah Bukan Gudang: 8 Langkah Berani Bebas dari Tumpukan Barang
- Bingung Arah Hidup? Ini 5 Langkah Menemukan Panduan Diri yang Hakiki
- Stop Dijajah Pikiran Negatif! Ini Cara Bikin Hati Lebih Adem dan Jernih
- Lantai Lapang, Rumah Tenang: Mengapa Barang Berserakan di Rumah Bisa Memicu Tantrum Anak?
- Menjaga Hati di Tengah Riuh Dunia: Memeluk Tazkiyatun Nafs Menuju Nafs Muthmainnah
Main blog : http://www.setia1heri.com
Secondary blog : http://www.khsblog.net
Email : setia1heri@gmail.com ;kangherisetiawan@gmail.com
Facebook:http://www.facebook.com/setia1heri
Twitter : @setia1heri
Instagram : setia1heri
Line@ : @setia1heri.com
Youtube: @setia1heri
PIN BBM : 5E3C45A0
Iya nih kembalian receh sering diminta buat sumbangan. Tapi gapernah keliatan data sumbangannya kemana aja deh. Parah ckcck
Pernah lihat di video profile atau brosur sekilas sih…