Advertisements

Blog Archives

Dosa yang merusak Pernikahan

Dosa yang merusak Pernikahan. Pasangan suami istri dalam keluarga sudah seyogyanya untuk saling mendukung dan melengkapi. Dua makhluk yang telah mengikat janji suci dalam pernikahan ini tentu ingin membangun mahligai yang harmonis,manis, rukun dan damai. Nah semoga kita terhindar dari Dosa yang merusak Pernikahan kawans.

Read the rest of this entry

Advertisements

Nyesekkkk…menjalin hubungan pacaran 10 tahun tak berakhir di pelaminan…aduh dekkk

Nyesekkkk…menjalin hubungan pacaran 10 tahun tak berakhir di pelaminan…aduh dekkk. Menjalin kasih sejak dini atau pacaran ternyata bukan jaminan berakhir di kursi pelaminan. Jodoh memang rahasia dan takdir Tuhan untuk hamba Nya. Sebuah kolase foto tentang kisah asmara dua insan berlainan jenis yang dijalim sejak SMP hingga dunia kerja namun berakhir dengan derita. Gak jadi kawin gans dan akhirnya menjadi mantan….hiks  Read the rest of this entry

Kutunggu Dudamu, nenek asal Lombok ini akhirnya berlabuh cintanya

Kutunggu Dudamu, nenek asal Lombok ini akhirnya berlabuh cintanya. Seorang perawan tak lagi muda asal Lombok akhirnya menambatkan cintanya pada kekasihnya yang telah ditunggu lama. Mereka menikah di usia ke-60 dimana sang lelaki telah menjadi duda alias CLBK. Pernikahan ini terjadi di Desa Suradadi , Kecamatan Terara, Pedaleman Keramat, Lombok Timur. Read the rest of this entry

Mantan sumbang lagu di pesta pernikahan, pengantin pria asal Sulawesi ini pingsan

Mantan sumbang lagu di pesta pernikahan, pengantin pria asal Sulawesi ini pingsan. Menikah mengundang mantan memang selalu bawaanya baper brosis. Contohnya pesta pernikahan di Sulawesi ini dimana mantan kekasih sang pria turut menghadiri pesta resepsi sekaligus menyumpang lagu Bugis berjudul ‘Balo Lipa’ . Tak kuasa menahan perasaan sang pengantin pria pingsan di tengah pesta setelah sebelumnya sempat memeluk sang mantan. Aduh dekkk….Yah sebuah resiko bila mantenan mengundang mantan. Read the rest of this entry

warna buku nikah jadi soal di sekolah kelas 2 SD, wajar?

Warna buku nikah jadi soal di sekolah kelas 2 SD, wajar?. Ada warganet di grup Facebook Liputan Kendal Tekini yang merasa heran dengan soal anak SD kelas 2 yang menanyakan terkait dengan warna buku nikah. Ada yang merasa bahwa hal itu kurang etis karena anak sejak kecil sudah terpapar dengan urusan dewasa sementara warganet lain merasa hal wajar karena itu hanya pengenalan dokumen semata sebagaimana amanat kurikulum. Monggo disimak… Read the rest of this entry

%d bloggers like this: