Advertisements

Blog Archives

Berbekallah

Berbekallah. Sudah masuk berapa usia kita sekarang? Alhamdulillah pagi hari ini masih bisa menghirup segarnya udara pagi. Bertemu anak, istri, suami. Sarapan bareng keluarga. Besenda gurau. Berpamitan mencium tangan sebelum berangkat menuju tempat kerja. Ya , diusia anda sekarang, ada yang masih belasan tahun, ada yang sudah berkepala tiga, berkepala empat, malah sudah berkepala lima, maka bersyukurlah. Bersyukur karena di usia hari ini masih diberikan-Nya kesempatan. Kesempatan untuk berbuat baik. Berbuat baik untuk keluarga. Berbaik kepada teman, sahabat. Kesempatan yang tidak akan terulang kembali. Saat maut sudah menjemput. Read the rest of this entry

Advertisements

Mertua

Mertua. Seusai ijab kabul di hari yang Allah takdirkan bagi pasangan laki-laki dan perempuan, maka halal sudah hubungan keduanya. Begitupun label singgel sudah tak melekat pada keduanya. Laki-laki sudah disebut sebagai suami. Istri pun menjadi sebutan bagi perempuan yang sudah menikah. Orangtua dari suami ataupun istri berganti sebutan bukan lagi orang tua pada umumnya. Ya beliau orangtua itu sudah menjadi mertua bagi keduanya. Read the rest of this entry

Spesial Happy Ramadhan Kids

Spesial Hapyy Ramadhan Kids. Hari Rabu aku di daftar  ibuku ikut acara hapyy ramadhan  kids  yang berlangsung 3 hari 2 malam. Acara itu dimulai tanggal 5 Mei  2019. Saat hari Sabtu malam aku menyiapkan barang barang yang harus di bawa yaitu: alat tulis,pensil warna , 4 baju ganti ,peralatan mandi, handuk ,baju untuk berenang, alas   tidur, al quran, bantal  dan lain – lain. Saat hari Minggu aku berangkat pagi agar tidak terlambat, saat sampai di lokasi ibuku langsung menuju tempat regristrasi untuk chek in, setelah chek in aku di beri kalung tanda peserta yang bertulis namaku dan nama kelompokku yaitu Abu Bakar. Lalu aku menuju masjid untuk mengikuti dzikir pagi  bersama peserta lain. Read the rest of this entry

FATHER TOUCH

FATHER TOUCH. Sentuhan sosok ayah. Tulisan ini sengaja saya angkat karena melihat beberapa fenomena yang sudah menjadi hal yang lumrah akhir-akhir ini. Ya, jarangnya sentuhan ayah di berbagai kondisi. Di lembaga bernama institusi pendidikan, begitu minimnya ayah mengantar dan mendampingi anak-anaknya menuju ke sekolahnya. Hal ini juga terlihat di institusi bernama rumah sakit. Waktu itu saya melihat di area tunggu sudut poli anak ada ibu-ibu yang mengantar anaknya ke poli anak kala itu dan tidak ada sosok ayah yang ikut menemani si anak dan ibunya ketika menunggu antrian. Hebatnya para ibu yang bisa menghadapi kondisi anak-anak nya sakit tanpa ada pendampingan ayah waktu itu. Read the rest of this entry

Dari Rumah ini Kami Belajar Kesederhanaan

Dari Rumah ini Kami Belajar Kesederhanaan. Suasana rumah yang ngangenin membuat saya, suami dan anak-anak selalu ingin kembali lagi ke sana. Ya, rumah emak mertua dengan segala kesederhanaannya. Rumah yang bagi saya adalah rumah penuh dengan rasa saling menyayangi, mencurahkan perhatian di setiap anggota keluarganya, tanpa terkecuali. Kesederhanaan yang dimiliki penghuni rumahnya mengajarkan bagaimana anak-anaknya berperilaku santun, bersahaja dalam penampilan, apa adanya yang tidak terlihat  ndeso, saling bertanya kabar dengan anggota keluarganya. Read the rest of this entry

%d bloggers like this: