Advertisements

Blog Archives

Dari Rumah ini Kami Belajar Kesederhanaan

Dari Rumah ini Kami Belajar Kesederhanaan. Suasana rumah yang ngangenin membuat saya, suami dan anak-anak selalu ingin kembali lagi ke sana. Ya, rumah emak mertua dengan segala kesederhanaannya. Rumah yang bagi saya adalah rumah penuh dengan rasa saling menyayangi, mencurahkan perhatian di setiap anggota keluarganya, tanpa terkecuali. Kesederhanaan yang dimiliki penghuni rumahnya mengajarkan bagaimana anak-anaknya berperilaku santun, bersahaja dalam penampilan, apa adanya yang tidak terlihat  ndeso, saling bertanya kabar dengan anggota keluarganya. Read the rest of this entry

Advertisements

Ceritaku di Akhir Pekan

Ceritaku di akhir pekan

Ceritaku di akhir pekan. Hari minggu tanggal 7 Oktober 2018, aku dan keluargaku berkunjung ke Kebun Binatang Surabaya. Aku dan keluargaku menyiapkan bekal yang dibutuhkan, di perjalanan aku melewati jalan tol yang ramai. Walaupun rasanya membosankan, tapi aku tidur agar perjalanannya tidak terasa. Setelah sampai di lokasi ayahku langsung mencari tempat parkir mobil, pagi itu tempat parkirnya lumayan ramai sih! Sampai- sampai kita harus memarkir di paling pojok. Setelah memarkir ayahku membeli tiket seharga Rp.15.000/orang, lalu kita masuk dan melihat lihat binatang yang ada di sana. Read the rest of this entry

Belajar Mengelola Keluarga dari Kisah Ya’qub AS dan Yusuf AS

Belajar Mengelola Keluarga dari Kisah Ya’qub AS dan Yusuf AS

Belajar Mengelola Keluarga dari Kisah Ya’qub AS dan Yusuf AS. Salah satu kemukjizatan Al Quran adalah isinya yang melampaui batasan zaman. Menceritakan masa lalu, sekaligus siap untuk kondisi masa depan, mendahului ilmu pengetahuan. Ada banyak kisah tentang ummat terdahulu yang diangkat dan diceritakan dalam Al Quran. Salah satunya adalah kisah Nabi Yusuf AS yang bukan sekedar kisah biasa saja. Kisah ini diceritakan dalam satu surat khusus yang ceritanya juga disampaikan secara runut dan panjang lebar. Bahkan, dalam awal surat Yusuf disebutkan bahwa kisah Yusuf ini adalah kisah terbaik. Read the rest of this entry

Tujuh Pilar Pengasuhan Untuk Anak (Bagian #2)

Tujuh Pilar Pengasuhan Untuk Anak (Bagian #2). Ayah sebagai pemimpin dan penentu Garis Besar Haluan Keluarga (GBHK).  Anak-anak yang banyak mengalami masalah di luar rumahnya tawuran remaja misalnya, bahkan narkoba dll ini adalah karena kurangnya bounding peran ayah di keluarganya. Salah satu penyebab masalah kurangnya bounding antara lain karena ayah dan ibu yang innerchild, ayah diam, ayah keras, ayah jayus, ayah melempar tanggung jawab, dan ayah  menyalahkan ibu. Read the rest of this entry

Tujuh Pilar Pengasuhan Untuk Anak

Tujuh Pilar Pengasuhan Untuk Anak. Keluarga adalah batu bata pertama dalam pembentukan, pengasuhan serta penanaman karakter unggul untuk anak-anak. Negara yang berperadaban diukur dari masyarakatnya yang baik. Demikian juga halnya masyarakat yang baik tercermin dari setiap keluarga yang baik pula. Tentunya keluarga yang baik diawali dari bagaimana figur orangtua dalam mengasuh, mendidik anak-anak mereka. Di rumah orangtua sebagai role model bagi anak-anak. Read the rest of this entry

%d bloggers like this: