Skip to main content

Sebuah Nasihat Terus Saling Mengingatkan dalam Taat kepada-Nya

KHSblog.net-Sebuah Nasihat Terus Saling Mengingatkan dalam Taat kepada-Nya. Hari ini istimewa. Mendapatkan hadiah yang nampak sederhana. Dari sahabat yang juga istimewa. Belum pernah bertemu offline. Namun sudah kenal [online] sejak 5 tahun terakhir. Seorang pejuang di komunitas Spirit Nabawiyah Community.

Apa hadiah istimewanya? Membaca sebuah notif WhatsApp pribadi yang masuk. Tenggelam pesan tersebut di antara sekian puluh grup. Tercantum pukul 11.10 WIB pesan itu masuk. Dan saya baru membuka serta membacanya pukul 13.13 WIB.

Pesan yang related banget dengan suasana hati dua hari ini. Suasana hati yang membutuhkan nasihat agar terus menata niat. Meluruskan tujuan amal amal setiap hari agar tetap on the track di jalan kebaikan. Terimakasih Rinrin RiRa tadzkirohnya yang membuat meleleh membacanya. Berikut nasihat beliau.

Bahkan yang terlihat kuat pun harus ada yang menguatkan.

Bahkan yang terlihat bahagia pun harus ada yg membahagiakan.

Bahkan yang terlihat bersemangat pun harus terus disemangati.

Bahkan yang di anggap paham pun harus terus dipahamkan

“Karena itu lah Allah menjadikan
Nabi Harun penguat Nabi Musa”

“Abu Bakar penguat Nabi Shalallahu’alaihi wasallam”

Karena setiap perjuangan butuh sahabat yang mendukung dan mensupport meski andai Anda adalah seorang nabi.

Karena tiap kita punya potensi salah dan benar,
Punya kelebihan dan kekurangan,
Kekuatan dan kelemahan,
Terkadang taat dan lain waktu alpa,
itulah mengapa Allah perintahkan saling
menasihati di antara kita.

“Demi masa. Sesungguhnya manusia itu benar-benar berada dalam kerugian. Kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal sholih, saling menasihati supaya menaati kebenaran dan saling menasihati supaya tetap di atas kesabaran.” (QS. Al-’Ashr: 1-3).

Merupakan kewajiban setiap muslim sesuai dengan kemampuan dan kesanggupannya, untuk saling memberikan nasihat dan peringatan karena peringatan itu sangat bermanfaat bagi orang-orang beriman.

”Dan tetaplah memberi peringatan, karena sesungguhnya peringatan itu bermanfaat bagi orang-orang yang beriman”
(QS. Adz-Dzariyaat [51]: 55).

Tidak ada keraguan lagi bahwa setiap mukmin bahkan setiap manusia sangat membutuhkan nasihat tentang hak-hak Allah dan hak-hak hamba-Nya serta dorongan untuk menunaikannya. Demikian juga, manusia sangat butuh untuk saling berwasiat dalam kebenaran dan bersabar di atasnya.

Jangan tinggalkan untuk saling memberi peringatan dan nasihat terutama karena keluargamu, saudaramu, temanmu adalah amanah mu.

Terus ingatkan mereka…
Minimal jaga dia dalam doa-doa di penghujung shalat mu.

Ustad Muhammad Lili Nur Aulia menyampaikan nasihat agar terus bersabar di jalan kebaikan, mengiringi perjalanan kebaikan dengan ketulusan semata untuk meraih ridho-Nya.

Kita akan tetap di jalan ini
Seperti kemarin, hari ini, dan esok

Atas dasar karunia Allah, lalu kebersamaan ini pun kita mulai karena Allah dan untuk Allah.

Tidak ada yang lebih mulia daripada menyadari bahwa kebersamaan ini adalah murni karena karunia dan hidayah Allah. Tak ada yang lebih agung daripada menyadari bahwa kita memulai perjalanan ini betul-betul kerena Allah dan bertujuan untuk menggapai ridha Allah.

Hari-hari ini, kita menjalani proses memelihara, merawat, menjaga, hidayah dan karunia Allah itu. Sebuah amal bersama yang telah kita mulai itu, semoga bisa tetap terjaga, hingga kita ada di ujung tujuan yang kita harapkan. Yaitu kematian husnul khatimah, kematian yang ada di titik ridha Allah, yang bernilai kebaikan bagi perjuangan.

baca juga :

[display-posts tag = nasihat]

Tinggalkan Balasan