KHSblog.net – Pengalaman Naik Honda Vario 125 Street Keliling Surabaya–Madura, Mampir ke Kampus UTM Lewat Jembatan Suramadu. Hari Minggu, 18 Januari 2026 lalu menjadi pengalaman yang cukup berkesan. Saya berkesempatan menjajal Honda Vario 125 Street untuk perjalanan santai dari Surabaya menuju Pulau Madura dengan rute favorit para biker: melewati Jembatan Suramadu dan mampir ke Universitas Trunojoyo Madura.

Perjalanan ini bukan sekadar touring ringan, tetapi juga menjadi pengalaman pertama naik motor melintasi Jembatan Suramadu bersama Ayah.
Berangkat Santai dari Surabaya
Perjalanan dimulai sekitar pukul 10.00 WIB. Sebelum menuju Madura, kami mampir terlebih dahulu ke kantor Ayah untuk mengambil kamera. Sambil menunggu baterai kamera terisi penuh sekitar 30 menit, kami mengobrol santai dengan rekan kerja Ayah.
Setelah semua siap, perjalanan menuju Madura pun dimulai. Cuaca cukup cerah sehingga cukup nyaman untuk perjalanan siang hari menggunakan skutik 125 cc ini.
Sensasi Pertama Kali Melewati Jembatan Suramadu
Bagian paling seru dari perjalanan ini tentu saja saat melintasi Jembatan Suramadu. Ini adalah pengalaman pertama saya melewati jembatan panjang yang menghubungkan Surabaya dan Madura dengan sepeda motor.
Awalnya sempat khawatir dengan hembusan angin laut di tengah jembatan yang terkenal cukup kencang. Namun ternyata Honda Vario 125 Street terasa stabil dikendarai. Posisi stang model telanjang membuat handling terasa lebih ringan dan mudah dikendalikan, terutama saat harus menjaga keseimbangan di tengah terpaan angin samping.
Pengalaman ini cukup berkesan karena sensasi berkendara di atas laut memberikan pemandangan yang berbeda dibandingkan jalanan biasa di dalam kota.
Tiba di Madura dan Menuju Kampus UTM
Setelah turun dari Jembatan Suramadu dan memasuki wilayah Madura, kami sempat berhenti sejenak di pinggir jalan untuk memastikan rute menuju kampus Universitas Trunojoyo Madura.
Sesampainya di kampus, suasana terlihat cukup tenang karena masih hari libur. Kami memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berkeliling area kampus sambil mengambil beberapa foto. Selain itu, kami juga menunaikan shalat Dzuhur di masjid kampus sebelum melanjutkan perjalanan.
Istirahat dan Kuliner Khas Madura
Setelah berkeliling kampus dan beristirahat sejenak, perjalanan dilanjutkan dengan agenda kuliner. Tujuan berikutnya adalah mencicipi kuliner khas Madura di Bebek Sinjay.
Menu bebek goreng yang renyah dengan sambal pencit khas menjadi pelepas lapar setelah perjalanan dari Surabaya menuju Madura.
Perjalanan Pulang yang Lancar
Setelah makan siang, kami langsung bersiap kembali ke Surabaya. Perjalanan pulang terasa lebih santai karena sudah hafal rute yang dilewati sebelumnya.
Sekitar pukul 15.00 WIB, kami akhirnya tiba kembali di rumah dengan selamat. Total perjalanan Surabaya–Madura pulang pergi ini terasa menyenangkan dan cocok untuk touring ringan menggunakan skutik seperti Honda Vario 125 Street.
Kesimpulan
Perjalanan singkat Surabaya–Madura menggunakan Honda Vario 125 Street memberikan pengalaman berkendara yang menyenangkan, terutama saat melintasi Jembatan Suramadu untuk pertama kalinya. Selain bisa menikmati sensasi berkendara di atas laut, perjalanan ini juga terasa lengkap dengan kunjungan ke kampus UTM dan wisata kuliner khas Madura.
Cocok bagi yang ingin mencoba touring pendek dengan rute yang tidak terlalu jauh, tetapi tetap memberikan pengalaman berkendara yang berkesan.
Maturnuwun
baca juga :
[display-posts tag=madura]