SIAPA YANG MAMPU MENGEMBALIKAN TELUR YANG SUDAH PECAH?

SIAPA YANG MAMPU MENGEMBALIKAN TELUR YANG SUDAH PECAH?

“Nak, beliin Emak telur dong di warung sebelah. Telur di kulkas udah pada habis tuh!”

Sambil memberikan selembar uang Emak nyuruh anaknya, padahal si anak lagi enak tidur-tiduran. Berangkatlah dengan malas-malasan anaknya itu ke warung sebelah.

Begitu si anak pulang ke rumah, tanpa diduga ia terpeleset di depan rumah. Telur yang baru saja ia beli jatuh dan pecah! Emaknya mendekat,

“Ya ampun ini telurnya pecah semua?”

“Maapin Mak, gak tau nih lantai tiba-tiba licin banget. Perasaan barusan baik-baik aja,”

“Ya udah sekarang tolong perbaiki telur yang pada pecah ini biar kembali lagi seperti semula ya!”

“Yang benar aja Mak? Telur udah pecah gini mana bisa balik lagi?”

Emak pun tertawa, “Nah itu tahu! Sebenarnya emak sengaja bikin lantai ini licin. Emak pengen ngasih pelajaran sama kamu, bahwa waktu-waktu di bulan Ramadhan itu kalau sudah berlalu gak akan bisa balik lagi. Sama seperti telur ini!”

Si anak tertunduk malu, ia menyadari selama ini melalui Ramadhan dengan malas-malasan saja, rupanya Emak punya caranya sendiri untuk menegurnya,

“Biar kamu ngerti nih. Mengembalikan waktu yang sudah pergi itu lebih sulit daripada mengembalikan telur yang sudah pecah!”

Ah, Emak memang pandai memilih nasehat. Sampai di sini saja, si anak sudah merasa bersalah dan berjanji akan memperbaiki sisa Ramadhannya agar tidak pecah lagi seperti telur-telur tersebut. Tetapi Emak ternyata masih melanjutkan,

“Lihat tuh. Kalau kulit telur pecah begitu saja, maka telur di dalamnya akan terbuang sia-sia. Berbeda jika kulit telur itu dijaga baik-baik maka telurnya akan bermanfaat untuk kamu masak menjadi apapun yang kamu inginkan! ”

“Maksud Emak gimana?”

“Kalau waktu yang kamu miliki pecah begitu saja, maka hidupmu juga terbuang sia-sia. Berbeda jika waktu itu dijaga baik-baik maka hidupmu akan bermanfaat dan kamu bisa menjadi apapun yang kamu inginkan!”

Emak emang guru terbaik bagi anak-anaknya. Gak salah kalau surga ada di telapak kakinya.

Salam Hijrah.
⏰ Waktunya bangun dan berubah dari tidur panjang kita!

Copas : semangatsubuh

About khsblog

Manusia yang sedang belajar menjadi Ayah bagi 2 buah hatinya. Tinggal di altar suci Sunan Giri dengan makanan khas Nasi Krawu dan camilan Pudak. Tunggangan setia yakni Milestone dan MT-03...ini alternatif personal blog dari www.setia1heri.com I @ setia1heri I kangherisetiawan@gmail.com

Posted on 9 May 2019, in Tanpa kategori and tagged , , , , , , . Bookmark the permalink. 1 Comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: